Anies: Sampah Bukan Cuma Soal Aturan

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai tak ada masalah dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Dia menganggap pangkal masalahnya adalah perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

“Saya sering katakan kalau soal sampah itu bukan soal aturan saja, tapi soal kebiasaan. Karena yang harus diubah bukan satu atau dua orang tapi 10 juta,” kata Anies di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 15 Januari 2018.

Anies menuturkan pihaknya tak bisa mengendalikan 10,2 juta warga DKI untuk tidak membuang sampah sembarang. Untuk menanganinya, lanjut dia, perlu edukasi.

“Nanti dicek apakah perdanya yang kurang efektif atau kebiasaan yang perlu diubah. Jadi, bukan semata-mata soal aturan,” tekan Anies .

Mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaan itu berniat mengampanyekan pengolahan sampah secara masif. Langkah ini bakal digencarkan dari tingkat RT, RW, kelurahan, hingga anak sekolah.

“Kita daya belinya tinggi tapi kemampuan memilah sampah kemampuan untuk mengelola sampah dengan baik sering terlambat,” ucap dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla ingin perda kebersihan lingkungan digalakkan. Jika ditemukan sampah di lingkungan rumah, pemilik rumah harus diberi sanksi.

Baca: Kalla Ingin Ada Perda Kebersihan Lingkungan

Dia mencontohkan aturan kebersihan di Amerika Serikat (AS) dan Singapura. Pemerintah AS memberi sanksi bila masyarakat tak membersihkan bekas salju di depan rumahnya.

Sementara itu, Singapura memberi sanksi kepada masyarakat bila selokan di depan rumahnya ditemukan jentik. Kalla menilai aturan dan tindakan tegas bisa diterapkan di Indonesia agar masyarakat sadar terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

“Kalau tidak menjadi tanggung jawab pribadi, dia seenaknya membuang kotoran dan berharap petugas kebersihan datang membersihkan,” tutur dia.

(OGI)