Pipa Terdampak LRT Direlokasi dari Jalan Gatot Subroto

Proyek penyambungan jalur layang LRT di atas tol Jagorawi kawasan Taman Mini, Jakarta Timur. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) merelokasi sejumlah pipa di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pipa dipindah karena bersinggungan dengan proyek jalur Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang sedang dikerjakan.

Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja Lydia Astriningworo mengatakan panjang pipa yang akan direlokasi mencapai 142 meter dengan diameter 600 milimeter. Relokasi ini akan berdampak pada pasokan air di beberapa wilayah.

“Pekerjaan ini dilakukan karena pipa tersebut terdampak proyek jalur LRT,” kata Lydia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat 18 Januari 2018.

Wilayah terdampak adalah Pancoran, Kebon Baru, Tebet Timur, Tebet Barat, Bukit Duri, Manggarai Selatan, Kampung Melayu, dan sekitarnya. Lydia menyampaikan pekerjaan teknis akan dilakukan pada 18 Januari 2019 pukul 20.00 WIB hingga 19 Januari 2019 pukul 06.00 WIB. 

Baca: Pengerjaan Kereta LRT Jabodebek Capai 15%

PT Palyja menjamin suplai air akan kembali normal pada 19 Januari 2019 pukul 09.00 WIB. Kendati begitu, PT Palyja akan menyiapkan seluruh mobil tangki untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Kita akan tempatkan mobil air bersih di rumah sakit dan rumah ibadah untuk memasok air bersih ke beberapa wilayah,” pungkas dia.

(OGI)