Pipa Terdampak LRT Direlokasi dari Jalan Gatot Subroto

Proyek penyambungan jalur layang LRT di atas tol Jagorawi kawasan Taman Mini, Jakarta Timur. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) merelokasi sejumlah pipa di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pipa dipindah karena bersinggungan dengan proyek jalur Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang sedang dikerjakan.

Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja Lydia Astriningworo mengatakan panjang pipa yang akan direlokasi mencapai 142 meter dengan diameter 600 milimeter. Relokasi ini akan berdampak pada pasokan air di beberapa wilayah.

“Pekerjaan ini dilakukan karena pipa tersebut terdampak proyek jalur LRT,” kata Lydia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat 18 Januari 2018.

Wilayah terdampak adalah Pancoran, Kebon Baru, Tebet Timur, Tebet Barat, Bukit Duri, Manggarai Selatan, Kampung Melayu, dan sekitarnya. Lydia menyampaikan pekerjaan teknis akan dilakukan pada 18 Januari 2019 pukul 20.00 WIB hingga 19 Januari 2019 pukul 06.00 WIB. 

Baca: Pengerjaan Kereta LRT Jabodebek Capai 15%

PT Palyja menjamin suplai air akan kembali normal pada 19 Januari 2019 pukul 09.00 WIB. Kendati begitu, PT Palyja akan menyiapkan seluruh mobil tangki untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Kita akan tempatkan mobil air bersih di rumah sakit dan rumah ibadah untuk memasok air bersih ke beberapa wilayah,” pungkas dia.

(OGI)

Damaskus Apresiasi Akhlak Pelajar Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Syeikh Doktor Adnan Al-Afyoni. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Jakarta: Syekh Doktor Adnan Al Afyouni Mufti dari Provinsi Damaskus mengapresiasi pelajar Indonesia di Damaskus. Pelajar Indonesia dinilai memiliki keistimewaan dalam akhlak dan serius ketika menuntut ilmu
 
“Mereka semuanya sangat memiliki keistimewaan di dalam akhlak dan dalam keseriusan ketika menuntut ilmu,” kata Adnan saat berkunjung ke Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 18 Januari 2019.
 
Adnan mengatakan para pelajar di Damaskus membantu dirinya mengenal Indonesia. “Kami mengenal Indonesia melalui anak-anak Indonesia yang belajar di tengah-tengah kami,” ujar Adnan.

Baca: Cerita Ramadan dari Pelajar Indonesia di Suriah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima kunjungan Syeikh Adnan Al-Afyouni dari Damaskus dan Syeikh Riyadh Bazo dari Lebanon.
 
Syeikh Doktor Al-Afyouni adalah ketua dewan rekonsiliasi nasional Suriah dan Mufti Damaskus sekaligus pemimpin perguruan pendidikan di Damaskus.
 
Sedangkan Syeikh Doktor Riyadh Bazo adalah Ketua Dewan Fatwa Islamiah di Lebanon. Mereka datang ditemani ikatan alumni dari Suriah.
 
Dalam kunjungannya, Syeikh Doktor Adnan Al-Afyouni berkhotbah di Masjid Fatahillah Balai Kota saat Salat Jumat.

(FZN)

Ricuh PKL Tanah Abang Buntut Skybridge Penuh

Jakarta: Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono, mengungkapkan ricuh pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang, Jakarta Pusat, lantaran tak kebagian tempat di skybridge. Mereka akhirnya berjualan di bawah kolong jembatan. 

“Mereka memaksakan pingin berjualan di situ, padahal itu area dilarang berjualan. Mereka yang tidak mau tertib,” ujar Cahyono saat dikonfirmasi, Jumat, 18 Januari 2019.

Ia mengungkapkan mereka yang tak mau ditertibkan sering kucing-kucingan. Akhirnya kerap terjadi ricuh. 

“Memang sifatnya kucing-kucingan, sudah sering ditertibkan, kemudian tetap mereka memaksakan jualan di situ,” tambah dia. 

Sebelumnya, polisi menangkap dua orang yang terlibat dalam kericuhan itu. Cahyono memastikan pihaknya bakal mengungkap pelaku lain yang terlibat. 

(Baca juga: Kronologi Bentrok PKL dan Satpol PP di Tanah Abang)

Dia memastikan kericuhan tidak ditunggangi organisasi masyarakat tertentu. “Sampai saat ini belum ada, ya karena mereka pedagang ingin berjualan. Belum ada motif-motif lain,” kata dia. 

Razia PKL oleh Satpol PP di Kolong Jembatan Skybrigde Tanah Abang, Jakarta Pusat, berakhir ricuh, Kamis, 17 Januari 2019. Kericuhan berawal dari adu mulut antara PKL dan Satpol PP.

Kericuhan dipicu saat PKL tak terima barang dagangannya disita. PKL berupaya mengambil barang dagangan yang sudah diangkut ke atas truk petugas.

PKL kemudian melempari petugas Satpol PP dengan besi, kayu, dan batu. Sementara petugas Satpol PP tak bisa berbuat banyak dan menjauh dari lokasi.

(Baca juga: Anies: Pelanggar Sering Lebih Galak)
 

(REN)

Polisi Tangkap Provokator Rusuh PKL Tanah Abang

Pedagang kaki lima (PKL) tetap berjualan di trotoar yang berada dibawah jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge, Tanah Abang, Jakarta. Foto: MI/Pius

Jakarta: Polisi menangkap dua orang yang diduga menjadi provokator kericuhan saat penertiban PKL Tanah Abang. Polisi juga mengamankan sejumlah alat bukti.
 
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono menjelaskan, dalam kericuhan tersebut diamankan tiga orang, setelah didalami lebih lanjut, ditetapkan dua orang tersangka, berinisial EW,27, dan SE,54.
 
“Dia terekam video (cctv) ikut memprovokasi dan melawan petugas yang sedanga melaksanakan tugas,” kata Lukman saat dikonfirmasi, Jumat, 18 Januari 2019.
 
Selain itu, petugas kepolisian mengamankan barang bukti yang diduga digunakan untuk merusak mobil operasional petugas Satpol PP. “Ada tongkat, batu yang dilempar ke mobil Satpol PP, termasuk kendaraan Satpol PP yang spionnya pecah,” imbuhnya.

Baca: Ricuh di Tanah Abang Ulah Preman

Meski kondisi pasca kericuhan telah normal, kepolisian dan petugas Satpol PP telah bersiaga di lokasi. Untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diingkan. “Antisipasi ada 10 personel,” katanya.
 
Sebelumnya, razia PKL oleh Satpol PP di kolong jembatan Skybrigde Tanah Abang, Jakarta Pusat berakhir ricuh. Kericuhan berawal dari adu mulut antara PKL dan Satpol PP.
 
Pantauan di lapangan, Kamis, 17 Januari 2019, kericuhan dipicu saat PKL tak terima barang dagangannya disita. PKL berupaya mengambil barang dagangannya dari atas truk petugas.
 
Akibat bentrokan dua petugas Satpol mengalami luka ringan. Sementara satu unit mobil truk Satpol PP rusak parah.

(FZN)

Anies: Pelanggar Sering Lebih Galak

Sejumlah PKL tetap berjualan di trotoar yang berada di bawah skybridge, Tanah Abang, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan akan menertibkan pelanggaran aturan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal ini dia ungkapkan terkait kericuhan dalam penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang.

“Teman-teman pernah lihat video di sosial media orang naik motor ke atas trotoar, saat ditertibkan orangnya yang marah. Yang melanggar sering lebih galak dari pada yang menertibkan,” kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Kamis, 17 Januari 2019. 

Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melibatkan kepolisian untuk mengusut kericuhan penertiban PKL di Tanah Abang. Anies mengaku bakal memantau kasus ini hingga akhir.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan tujuh saksi sudah dimintai keterangan mengenai kasus ini. Empat orang diantaranya ialah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DKI dan tiga orang lainnya PKL.
 
Baca: Kronologi Bentrok PKL dan Satpol PP di Tanah Abang

Kemarin, kericuhan terjadi antara PKL Tanah Abang dan petugas Satpol PP. Konflik bermula ketika petugas menertibkan PKL yang berjualan di atas trotoar.

Pedagang tak terima dan melawan petugas. Dalam video singkat yang beredar, sejumlah pedagang melempar batu dan bambu ke arah petugas. Saat ini, polisi sudah mengamankan salah satu PKL yang terekam melempar kayu ke Satpol PP.

(OGI)

Anies Sebut Satpol PP Sudah Sesuai Aturan

Sejumlah PKL tetap berjualan di trotoar yang berada di bawah skybridge, Tanah Abang, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) sudah bertindak sesuai aturan dalam menertibkan pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, berjualan di atas trotoar menyalahi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Perda itu melarang warga berdagang/berjualan di jalan/trotoar kecuali tempat yang telah ditentukan oleh gubernur sebagai tempat usaha PKL. Anies berharap Satpol PP terus menindak siapa saja yang menyalahi aturan.

“Saya merasa petugas-petugas kita itu, dari sisi prosedur punya pegangan. Mereka punya rujukandan kita harap mereka terus menjalankan itu,” kata Anies di kawasan Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari 2019.

Kendati begitu, Anies tak mau buru-buru menyimpulkan siapa yang salah dan yang benar dalam kericuhan dalam penertiban PKL Tanah Abang. Ia harus menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.

“Jadi duduk perkaranya dimintai keterangan kita akan tahu. Jadi hari ini jangan buru-buru untuk menyimpulkan,” ucap dia.

Di sisi lain, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta para pelanggar aturan menghargai petugas. Pasalnya, banyak kasus, pelanggar selalu lebih galak dari petugas.

“Tidak aneh melihat yang melanggar itu lebih galak. Nah, ini kasihan petugas kita di lapangan dalam menghadapi itu. Kita harus menghargai mereka yang bertugas,” pungkas Anies.

Baca: Kronologi Bentrok PKL dan Satpol PP di Tanah Abang

Kemarin, kericuhan antara PKL Tanah Abang dan petugas Satpol PP terjadi. Kericuhan bermula ketika petugas menertibkan PKL yang berjualan di atas trotoar.

Pedagang tak terima dan melakukan perlawanan. Dalam video singkat yang beredar, sejumlah pedagang melempar batu dan bambu ke arah petugas. 

Saat ini, polisi sudah mengamankan tujuh orang untuk dimintai keterangan. Satu di antaranya ialah PKL yang terekam melempar kayu ke Satpol PP.

(OGI)

Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini

Ilustrasi. MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jumat, 18 Januari 2019 wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan pada siang hari.

Di awal hari, cuaca Ibu Kota diramalkan berawan. Hanya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang kemungkinan akan cerah. Namun pada siang hari, cuaca diprediksi akan hujan. 

Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas curah hujan sedang. Sementara Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu diperkirkaan hujan dengan intensitas ringan.

“Waspada potensi hujan disertai petir atau kilat dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur antara siang dan sore hari,” tulis imbauan BMKG. Sedangkan pada malam hari BMKG memperkirakan cuaca akan berawan.

Adapun suhu pada hari ini BMKG memperkirakan akan berada di antara 25 sampai 31 derajat celcius dan kelembaban di 70 sampai 95 persen.

(DMR)

Sektor Bisnis Diharapkan Jadi Mentor Kepemimpinan Siswa

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan belajar kepemimpinan akan sulit diikuti diikuti anak sekolah di dalam kelas. Menurut dia, akan lebih baik membentuk sistem belajar baru seperti mentoring dan tantangan pekerjaan (job stretch).

“Daripada proses belajar konvensional, kita perlu mengundang alumni pelajar, direksi, manajer, institusi, dan bisnis untuk menjadi mentor. Terbukti mentoring dan job stretch itu meningkatkan kepemimpinan,” ucapnya di Balairung Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis. 17 Januari 2019. 

Menurutnya, jika pemimpin di luar dunia pendidikan dapat menjadi mentor, maka proses belajar kepemimpinan anak akan meningkat. Sebab, tantangan pemimpin dalam dunia bisnis amat besar dalam pengambilan keputusan. 

“Jika pemimpin bisnis itu mengambil keputusan yang benar maka perusahaan akan berkembang. Sebaliknya, jika tidak maka akan bangkrut. Berbeda dengan pendidikan kampus, keputusan risetnya gagal, ya tinggal riset lagi,” tutur Anies. 

Keputusan yang mempunyai konsekuensi besar dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan. Sehingga, Dia menyarankan agar sektor luar pendidikan turut menyumbang negara dengan menjadi mentor. 

Baca: Anies Dorong Kemajuan Kualitas Pendidikan di Ibu Kota

“Para pemimpin bisnis ini tidak menjadi partner kita dalam membangun kualitas kepemimpinan. Padahal mereka alumni yang dibina Negara,” jelas Anies. 

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) dalam pengembangan profesi guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah dan lainnya. Nota kesepahaman ditandatangani di Balairung Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Januari 2019. 

(DMR)

Proses Perizinan Pemasangan Reklame Dikeluhkan

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan penertiban reklame demi mencegah korupsi pajak reklame sejak 19 Oktober 2018 lalu. Penertiban itu ternyata membebani salah satu perusahaan reklame di Jakarta.

Ervan Rusli, pemilik ‘Reklame Jakarta’, Jakarta Utara, mengeluhkan perizinan pemasangan reklame yang semakin sulit. Menurutnya, reklame berukuran di atas enam meter dengan tiang besar dipersulit perizinannya. 

“Pokoknya di atas enam meter, misal 6 x 4 meter, itu sulit. Kalau tiangnya besar, media cetaknya besar dipersulit. Kalau cuma 1 x 2 tidak masalah,” ucapnya saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 17 Januari 2019. 

Menurutnya, dengan sistem pemasangan LED di Jalan Gatot Subroto, MT Haryono, S Parman, Thamrin, Sudirman, dan Rasuna Said, itu juga menyulitkan. Biasanya pelanggan tidak ingin mengeluarkan biaya besar untuk pemasangan iklan. 

“Sebenarnya ada, tapi tidak banyak diproduksi. Klien-klien itu jarang ada yang mau pakai (LED). Karena biaya pasang iklan di situ mahal, bisa MM-an (miliaran),” tutur pengusaha yang bergelut di bidang reklame sejak 1993 itu. 

Baca: Satpol PP DKI Telah Segel 48 Papan Reklame

Ervan menambahkan, apabila Pemprov DKI Jakarta menginginkan dana dari pajak reklame, ia meminta agar perizinan tidak dipersulit. Sebab, dengan dipersulitnya perizinan, pendapatan mereka ikut menurun.

“Pemerintah butuh dana, kita cari uang saja susah. Kita bayar pajak gimana kalau pendapatan susah,” jelasnya. 

(DMR)

Kronologi Bentrok PKL dan Satpol PP di Tanah Abang

Tawuran. Ilustrasi: Medcom.id.

Jakarta: Pedagang kaki lima (PKL) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlibat bentrok di Tanah Abang, Jakarta. Konflik itu terjadi pukul 10.00 WIB.

Kepala Satpol PP Tanah Abang Aries Cahyadi mengatakan bentrokan berlangsung 30 menit. Perkelahian dipicu PKL yang menolak ditertibkan dari di kawasan Skybridge Tanah Abang.

“Kami sudah melakukan penertiban selama dua minggu berturut-turut. Lalu dipicu provokasi terhadap pedagang oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab sehingga menyulut amarah pedagang lainnya. Mereka memprovokasi untuk menolak penertiban, ” kata Aries saat dikonfirmasi, Kamis, 17 Januari 2019.

Menurut dia, petugas Satpol PP menjadi sasaran kemarahan para PKL tersebut. Para pedagang melempar batu dan besi ke arah mobil Satpol PP. 

Akibat keributan itu, satu truk mengalami kerusakan pada bagian spion. Satu mobil patroli Jakarta Pusat juga mengalami kerusakan di bagian kaca spion. 

Baca: Ricuh di Tanah Abang Ulah Preman

“Selanjutnya, kita berkoordinasi dengan aparat Polsek Tanah Abang untuk mengamankan oknum yang memprovokasi,” ungkapnya.

Saat ini, barang bukti berupa batu yang dilempar ke arah mobil telah diamankan di kantor Polsek Tanah Abang. Polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga memprovokasi pedagang.

(OGI)

Polri Rumuskan Legalitas Ojek

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Polri akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas legalitas ojek. Sebab, sepeda motor tidak masuk dalam aturan transportasi.
 
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri mengaku akan berdiskusi dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Ihwal, wacana Budi yang akan menjadikan kendaraan roda dua atau sepeda motor sebagai transportasi umum.
 
“Itu nanti perlu pembahasan. Karena bagaimana pun ini (kendaraan roda dua) suatu dinamika,” kata Refdi di Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 17 Januari 2019.
 
Ia mencontohkan transportasi ojek banyak digunakan masyarakat. Kehadiran ojek online itu ada yang diterima dan ada yang menolak. Namun, perbandingannya kata Refdi banyak yang menerima.
 
“Kami dan Mennhub bersama stakeholder terkait sedang merumuskan itu semua. Suka dan tidak suka itu menjadi kebutuhan dan kebutuhan itu pada saatnya akan terpenuhi,” ujarnya.

Baca: Transportasi Online akan Kembali Diberikan Payung Hukum

Meski demikian, Refdi belum memutuskan pihaknya menyetujui wacana itu atau tidak. Ia hanya mengatakan sedang dikaji.
 
“Bukan setuju atau tidak setuju. Sedang kita polakan. Kemarin saya juga ketemu dengan rekan-rekan ojek bagaimana mereka bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara, ini akan kita kemas. Sehingga semuanya menjadi lebih baik,” katanya.
 
Terlepas dari itu, Refdi mengatakan pada 2018 korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas mencapi 30 ribu orang. Kendaraan penyumbang kecelakaan paling banyak yakni kendaraan roda dua.
 
“Yang sangat berkontribusi terhadap laka lantas adalah roda dua. Justru itu roda dua ini menjadi perhatian khusus kita. Bahkan nanti kita akan kelola roda dua ini sebagai pelopor keselamatan. Kendaraan roda dua ini konsepnya kendaraan diperkotaan, kendaraan permukiman, bukan kendaraan antar kota antar provinsi,” ucapnya.

(FZN)

Jalan Sekitar Bidakara Bakal Disterilkan

Jakarta: Jalan sekitar Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan akan disterilkan pada pukul 15.00 WIB. Polisi akan mengawal rombongan kendaraan capres-cawapres dari lokasi kumpul, menuju tempat debat di kawasan Bidakara, Jakarta Selatan.

“Jadi, pada pukul 15.00 WIB itu disterilisasi dahulu jalurnya (di sekitar Hotel Bidakara),” kata Kasubag Minops Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Jamal Alam saat dikonfirmasi, Kamis, 17 Januari 2019.

Rencananya, capres-cawapres baik nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan berangkat menuju Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada pukul 18.00 WIB. “Pukul 20.00 WIB live debat sampai 22.00 WIB,” ungkapnya.

Baca: Pendukung Paslon Diminta Tak Saling Ejek

Polisi juga telah memproyeksikan kemungkinan rute-rute yang akan dilalui masing-masing paslon tersebut. Ada empat rute, yakni;

Rute Capres 01 Jokowi:
Start Istana Bogor-Tol Jagorawi-Tol Dalam Kota-Keluar Offramph Tegal Parang-Putar Arah TL Kuningan-Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasamala Raya-Finish Gedung Bidakara.

Kemungkinan rute Jokowi kedua;
Start Istana Negara-Jalan Merdeka Barat- Bundaran Patung Kuda-Jalan MH Thamrin-Bundaran HI-Jalan Jenderal Sudirman-Simpang Susun Semanggi-Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasamala Raya-Finish Gedung Bidakara.

Rute Cawapres 01 Ma’ruf Amin:
Start Jalan Situbondo-Jalan M Yamin-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Rasuna Said-TL Kuningan-Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasamala Raya-Finish Gedung Bidakara.

Rute Capres 02 Prabowo;
Start Jalan Kertanegara-Jalan Pattimura- Putar Arah di TL Pati-Jalan Pattimura-Bundaran Senayan-Jalan Jenderal Sudirman-Naik Lingkaran Semanggi-Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasmala Raya-Finish Gedung Bidakara.

Rute Cawapres 02 Sandiaga:
Start Jalan Wijaya-Jalan Iskandarsyah Raya-Jalan Pattimura-Bunderan Senayan-Jalan Jenderal Sudirman-Naik Lingkaran Semanggi-Jalan Gatot Subroto-Jalan Rasamala Raya-Finish Gedung Bidakara.

(YDH)

Anies Dorong Kemajuan Kualitas Pendidikan di Ibu Kota

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) terkait pengembangan profesi guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah dan lainnya. Nota kesepahaman ditandatangani di Balairung Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Januari 2019. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari memajukan kualitas pendidikan di Ibu Kota. Dia yakin anak Indonesia mampu maju dan berkualitas apabila pendidikan yang diterima baik. 

“Setuju sekali dengan dasar untuk mendorong kemajuan kualitas guru dan kepala sekolah itu. Jika kepemimpinan kepala sekolah baik maka ekosistem pendidikan juga membaik,” ucap Anies di Balairung Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Januari 2019. 

(Baca juga: Indonesia-Malaysia Jajaki Pertukaran Guru)

Anies menambahkan perubahan zaman semakin cepat, untuk itu pendidikan harus diperhatikan. Sehingga kompetensi untuk memajukan kualitas pengawas sekolah sebagai garda terdepan pendidikan tidak tertinggal. 

“Anak sekarang ini abad 21, guru abad 20 sementara sekolah abad 19.  Kita punya kepentingan untuk kompetensi yang memang pada zamannya nanti,” tutur Anies. 

Dia berharap dengan adanya peningkatan kualitas pengawas sekolah, maka mutu pendidikan ikut meningkat. Kualitas dasar kepemimpinan juga ikut berkembang. 

(Baca juga: 2019, Peran Guru Semakin Strategis)

(REN)